MOST READ
-
Suatu hari di dalam lin selepas pulang mengajar, Hannah tanyakan pada aku dan Ika yang hanyut dengan lagu dari henfon kami. “Lepas bal...
![]() |
| Versi asal Indonesia |
![]() |
| Versi Malaysia |
"Jarak Keenan yang begitu dekat di punggungnya, membaui aroma minyak wangi yang samar tercium dari kemejanya, dan terasa sesekali wajah Keenan menyentuh rambutnya. Meski tempat mereka berdiri sangat berisik, Kugy mendengar Keenan berbisik di sela-sela rambutnya yang berkibar ditiup angin. Entah Keenan berbisik untuknya, untuk dirinya sendiri, atau untuk mereka berdua. Namun, dengan jelas Kugy menangkap tiga kata yang dibisikkan Keenan: Bulan, Perjalanan, kita..." (Perahu Kertas. Dee Dewi Lestari. )
"Gerimis, wangi tanah kena hujan, kopi, dan pisang..dahsyat.Aku nggak bakal lupa kombinasi ini" ~Kugy~
"Stasiun Citatah, warung, lampu templok, dan...kamu. Saya juga nggak bakal lupa" ~Keenan~
"Lukisan yang satu ini jangan dipikir, tapi harus dirasa. Apa perasaan yang muncul ketika kamu lihat lukisan ini? Itulah judulnya."~ Keenan~
"Bebas"~Kugy~
"Lukisan ini menggambarkan sudut pandang seekor burung di angkasa saat terbang. Dia tidak melihat perintang apa-apa, tidakterikat oleh bumi. Bebas. Total."~Keenan~
"Pandangannya kembali tak terhalang. Orang itu kini ikut berbaring disebelahnya. Kugy. Dan sepanjang ingatan Keenan, langit tak pernah seindah itu" (Perahu Kertas. Dee Dewi Lestari)
"Siluman kampus."~Keenan~
"Carilah orang yang nggak perlu meminta apa-apa tapi kamu mau memberikan segala-galanya"~Remy~"Tapi orang itu kan kamu. Aku tak pernah minta apa-apa pun tapi kamukasih semuanya."~Kugy~"Ia Gy, kamu mungkin sudah ketemu, tapi saya belum."~Remy~
"Namun, ia bisa memahami sesuatu yang membayangi hubungan mereka tanpa pernah bisa ia sentuh. Tanpa pernah ia beri nama.Sekarang, semuanya jelas. Bayangan itu punya nama. Keenan."~Remy~
" Sepeninggal isterinya, Adri kembali menatap teve dengan pandangan kosong, seperti yang ia lakukan sedari berjam-jam yang lalu. Di dalam kepalanya ada program yang berjalan sendiri. Kenangan, pertanyaan, lamunan tentang satu orang. Keenan. " (Perahu Kertas. Dee Dewi Lestari)
Baiklah. Rasanya sampai di sini sahaja sesi bedah buku bersama Perahu Kertas. InsyaAllah ada lagi buku yang saya baca, saya bedah kemudian. Bibi namet -------@